Tak Surut Diterpa Hujan, Jamaah Padati Pengajian Menyongsong Rajab, Sya’ban, dan Ramadhan di Sardonoharjo
- Dec 26, 2025
- Andy Ahmad - KIM DSN NGAGLIK
SLEMAN – Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Sardonoharjo menggelar Pengajian Menyongsong Bulan Rajab, Sya’ban, dan Ramadhan pada Jumat, 26 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al Muttaqin, Dusun Dayakan, Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman.
Meski hujan deras mengguyur wilayah Ngaglik sejak sore hari, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para jamaah untuk menghadiri pengajian. Masjid Al Muttaqin tetap dipenuhi jamaah yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Acara pengajian diawali dengan penampilan hadroh dari anak-anak TPA Al Muttaqin. Penampilan ini menjadi momen istimewa karena merupakan penampilan perdana mereka di hadapan jamaah. Lantunan sholawat yang dibawakan menambah kekhidmatan suasana meski hujan terus turun di luar masjid.
Ketua NU Ranting Sardonoharjo, Ustadz Tarsudi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jamaah yang selama ini aktif menyisihkan sebagian rezekinya melalui program Koin NU. Menurutnya, terselenggaranya pengajian ini merupakan salah satu manfaat nyata dari gerakan Koin NU.
“Pengajian ini adalah salah satu hasil dari Koin NU. Mari kita bersama-sama menuntut ilmu dalam majelis ini sebagai bukti nyata kecintaan kita kepada Rasulullah. Mari kita perbanyak membaca sholawat,” ujarnya. Ia juga menyampaikan rasa bahagia dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jamaah atas partisipasi dan dukungan yang terus menguatkan kegiatan keagamaan NU di tingkat ranting.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan bingkisan dari NU Ranting Sardonoharjo kepada para ustadz dan ustadzah. Selain itu, LAZISNU MWC NU Ngaglik menyalurkan santunan kepada kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai solidaritas di tengah masyarakat.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan hadroh dari grup Fatayat Teiladeena yang semakin menyemarakkan suasana pengajian.
Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Badowi Ma’sum. Ia mengawali ceramah dengan mengajak seluruh jamaah untuk bersholawat bersama, menciptakan suasana khusyuk di tengah derasnya hujan. Dalam ceramahnya, Ustadz Badowi Ma’sum menyampaikan keutamaan bulan Rajab, Sya’ban, dan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta mempersiapkan hati dan amal sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.
Pengajian ini diharapkan dapat semakin menguatkan semangat keagamaan masyarakat serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui tradisi keilmuan dan sholawat yang terus dijaga oleh NU.