Meneguhkan Bela Negara di Era Digital, Kesbangpol Sleman Gelar Latsar untuk Warga Minggir

  • May 18, 2026
  • Andy Ahmad

SLEMAN — Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman kembali memperkuat semangat nasionalisme masyarakat melalui kegiatan Latihan Dasar (Latsar) Bela Negara yang digelar di Kalurahan Sendangagung, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, Senin (18/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Meneguhkan Kembali Bela Negara di Era Digital untuk Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa” tersebut diikuti sebanyak 75 peserta dari berbagai kalurahan se-Kapanewon Minggir. Program ini diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Sleman bekerja sama dengan anggota DPRD Kabupaten Sleman melalui pokok-pokok pikiran anggota DPRD Sleman, Untung Basuki Rahmat.

Lurah Sendangagung, Raden Heru Prasetya Wibawa, dalam sambutannya menyampaikan pesan penting kepada masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial di tengah derasnya arus informasi digital saat ini. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami menghimbau masyarakat untuk melaksanakan bela negara di era digital ini dengan baik. Jangan sampai terjerumus pada hal-hal negatif seperti judi online,” ujarnya.

Sementara itu, Hendri Setiawan yang mewakili Badan Kesbangpol Sleman menyampaikan bahwa kemampuan menyaring informasi menjadi hal penting di era digital. Menurutnya, kegiatan latsar bela negara dapat menjadi fondasi dalam membangun sikap dan tindakan masyarakat yang lebih bijak dan bertanggung jawab.

“Di era digital seperti saat ini kita harus bisa semaksimal mungkin menyaring berbagai informasi. Dengan latsar bela negara ini bisa menjadi dasar kita untuk bersikap dan bertindak,” katanya.

Kegiatan Latsar Bela Negara ini akan berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (20/5/2026). Sejumlah materi strategis diberikan kepada peserta untuk memperkuat pemahaman mengenai wawasan kebangsaan, hukum, serta pertahanan negara.

Materi pertama disampaikan oleh Yudha Prasetia Bhakti dari Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman mengenai Hak Asasi Manusia berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya perlindungan hak warga negara sebagai bagian dari penguatan demokrasi dan kehidupan berbangsa.

“Hak yang melekat, hukum yang melindungi, warga yang berdaya,” menjadi pesan utama dalam materi tersebut.

Selanjutnya, Hari Kusuma Satria Negara dari UPN Veteran memberikan materi mengenai upaya menumbuhkan kesadaran bela negara di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa bela negara tidak hanya diwujudkan melalui aspek militer, tetapi juga melalui sikap disiplin, toleransi, dan menjaga persatuan bangsa.

Adapun materi penutup disampaikan oleh Kapten Inf Suparyono terkait Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Dalam paparannya, ia mengajak masyarakat memahami pentingnya peran warga negara dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap masyarakat semakin memiliki kesadaran bela negara yang kuat, khususnya dalam menghadapi tantangan di era digital yang semakin kompleks. (Andy Ahmad - KIM DSN NGAGLIK)