Pemdes Winong Ponorogo Belajar Pengelolaan Karang Taruna ke Sardonoharjo Sleman

  • Sep 27, 2025
  • Andy Ahmad - KIM DSN NGAGLIK

Sleman, 27 September 2025 – Pemerintah Desa (Pemdes) Winong, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, melakukan kunjungan studi banding ke Karang Taruna Dharma Satria Nusantara (KT DSN) Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman, pada Sabtu (27/9).

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Kalurahan Sardonoharjo, Bayu Kristiyanto, Kamituwo Sardonoharjo, menegaskan bahwa Karang Taruna bukan hanya organisasi kepemudaan biasa, melainkan wadah pembelajaran dan pengkaderan bagi generasi muda.

 “Banyak manfaat yang diperoleh jika aktif di Karang Taruna. Banyak pengurus sebelumnya sukses menjadi dukuh, staf kalurahan, maupun wirausaha. Artinya, pengalaman di Karang Taruna menjadi bekal kepemimpinan dan keterampilan sosial yang nyata,” ungkap Bayu.

Ia menambahkan, meski anggaran untuk Karang Taruna sangat terbatas, kiprah KT DSN terbukti mampu mendukung program desa. “DSN TV, Warta Sardonoharjo, dan berbagai kegiatan desa tak lepas dari peran KT. Kami bangga karena Karang Taruna mampu melaksanakan program dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Winong, Hanif Syaifulloh, SE, yang memimpin rombongan, mengaku kagum dengan pola kerja Karang Taruna Sardonoharjo.

“Kami baru lima bulan berdiri sebagai pemerintahan desa. Dari kunjungan ini kami belajar banyak, terutama bagaimana Karang Taruna bisa menjadi mitra strategis desa dalam pembangunan. Hal ini akan kami jadikan inspirasi di Winong,” ujarnya.

Ketua KT DSN, Imam Syaiful, turut memaparkan program unggulan yang menjadi sarana pemberdayaan dan pembelajaran bagi pemuda. Beberapa di antaranya adalah SEJUK (Sedekah Jumat Karang Taruna Sardonoharjo), Parcel Cinta Anak Yatim, unit usaha DSN Outbound, serta media informasi DSN TV. Program-program ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga membekali pengurus dengan pengalaman manajerial, sosial, dan kewirausahaan.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, yang diwarnai diskusi tentang bagaimana Karang Taruna dapat menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kemandirian pemuda.

Kunjungan ini diharapkan memberi inspirasi bagi Karang Taruna Winong Ponorogo untuk menjadikan organisasinya sebagai tempat belajar, berkarya, sekaligus menyiapkan kader-kader muda yang siap berkontribusi dalam pembangunan desa.