KUA Ngaglik Distribusikan Bibit Pohon ke SDN Ngaglik, Perkuat Kurikulum Cinta dan Ekoteologi di Hari Santri
- Oct 23, 2025
- (ESK – KIM DSN Ngaglik)
Ngaglik, Sleman — Kamis (23/10/2025)
Masih dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional, Kantor Urusan Agama (KUA) Ngaglik melaksanakan kegiatan pendistribusian bibit pohon ke SDN Ngaglik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kurikulum berbasis cinta dan ekoteologi, sekaligus wujud nyata implementasi program Kelompok Binaan (Pokbin) Penyuluh Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai keagamaan yang berpadu dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Penyerahan bibit pohon dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Ngaglik yang diwakili oleh Ibu Wahyu Nurul Ilmiyati, S.Ag., Bapak Tarwadi, S.Ag., dan Bapak Muhammad Syaiful Ghozi, S.Pd. Bibit-bibit tersebut diterima langsung oleh Kepala Sekolah SDN Ngaglik, Ibu Painem, S.Pd.SD.
Dalam sambutannya, Wahyu Nurul Ilmiyati menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas menanam pohon, melainkan juga menanam nilai moral dan spiritual bagi generasi muda.
“Menanam pohon berarti menanam harapan. Kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa mencintai dan menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab sebagai manusia,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Ngaglik, Ibu Painem, mengucapkan terima kasih atas kepedulian KUA Ngaglik yang turut berkolaborasi dengan pihak sekolah dalam kegiatan pembelajaran bermakna.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak belajar langsung bagaimana mencintai alam melalui tindakan nyata, bukan hanya teori di kelas,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala KUA Ngaglik, Handoyo, S.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari layanan keagamaan yang berdampak dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan makna baru dari layanan KUA — tidak hanya administratif, namun juga edukatif, ekologis, dan berdaya bagi masyarakat. Kami berharap generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang beriman sekaligus peduli terhadap kelestarian alam,” tuturnya.
Kegiatan pendistribusian bibit pohon ini menjadi simbol sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga keagamaan dalam membangun kesadaran ekoteologis sejak dini. Semangat Hari Santri tidak hanya dimaknai sebagai momentum keagamaan, tetapi juga sebagai wujud nyata cinta terhadap bumi dan kehidupan