Karang Taruna DSN Sardonoharjo Sleman Hadirkan Edukasi Satwa dan Outbound untuk Siswa KB-TKIT Baitussalam 2 Cangkringan
- Oct 02, 2025
- Andy Ahmad - KIM DSN NGAGLIK
- Hiburan
Sleman, Kamis 2 Oktober 2025 – Karang Taruna Dharma Satria Nusantara (DSN) Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman, kembali menunjukkan kiprahnya dalam dunia pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui unit usaha DSN Satwa dan DSN Outbound. Kali ini, mereka turut memeriahkan kegiatan Kemah Tadabur Alam yang diselenggarakan oleh KB-TKIT Baitussalam 2 Cangkringan di Bumi Perkemahan Dewi Tanggalsari, Cangkringan, Sleman.
Dalam kegiatan tersebut, DSN Satwa menghadirkan sesi edukasi satwa yang dipandu oleh Danar, salah satu anggota tim. Ia menjelaskan berbagai manfaat mengenal dan mempelajari satwa sejak dini, terutama dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap makhluk ciptaan Tuhan, meningkatkan keberanian, serta menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.
Untuk memperkuat pengalaman belajar, Danar membawa beberapa jenis reptil yang menjadi daya tarik utama, di antaranya iguana Amerika, ular sanca albino, ular sanca platinum, dan ular ball python. Kehadiran satwa-satwa eksotis ini langsung memancing rasa penasaran anak-anak. Meski sempat terlihat ragu, para siswa akhirnya berani mendekat, bahkan mencoba memegang reptil dengan penuh semangat. Suasana edukasi pun berlangsung interaktif dan menyenangkan.
Selain edukasi satwa, kegiatan juga diisi dengan berbagai permainan dan simulasi outbound yang dipandu oleh tim DSN Outbound. Aktivitas tersebut dirancang untuk melatih kerja sama, kemandirian, serta meningkatkan kepercayaan diri anak-anak sejak usia dini.
Kepala TK IT Baitussalam, Erni Yuliastuti, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Alhamdulillah sangat senang sekali, kegiatannya luar biasa. Anak-anak mendapat ilmu baru tentang dunia reptil sehingga tidak takut lagi,” ujarnya penuh antusias.
Keikutsertaan KT DSN dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan program-program positif yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Pihak sekolah pun menilai kolaborasi semacam ini memberikan nilai tambah dalam pembelajaran di luar kelas, terutama melalui pendekatan alam dan interaksi langsung dengan satwa.
Kegiatan Kemah Tadabur Alam ini pun menjadi pengalaman berkesan bagi para siswa. Selain belajar di alam terbuka, mereka mendapatkan ilmu baru tentang satwa, lingkungan, dan pentingnya keberanian menghadapi hal-hal yang sebelumnya terasa asing.
Dengan inisiatif ini, KT DSN kembali membuktikan peran strategisnya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, sekaligus mendukung dunia pendidikan dengan cara kreatif dan menyenangkan.