Halo Bumdes Farm Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Bumkal Oerip Soemohardjo Jadi Percontohan

  • Sep 04, 2025
  • Andy Ahmad AZ
  • Daerah

Sleman, 3 September 2025 — Halo Bumdes Farm, salah satu unit usaha unggulan Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumkal) Oerip Soemohardjo Sardonoharjo, terus menunjukkan kiprahnya dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Inovasi dalam pengelolaan peternakan ayam, tata kelola profesional, dan sinergi dengan masyarakat membuat unit usaha ini menjadi salah satu model percontohan di Kabupaten Sleman.

Kesuksesan Halo Bumdes Farm menarik perhatian Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sumber Makmur, Desa Sumberharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, yang melakukan kunjungan studi banding pada Rabu (3/9). Rombongan dipimpin oleh Kepala Desa Sumberharjo, Koko Pujiatmoko, didampingi Sekretaris Desa Suyatno, Direktur Bumdes Sularno, serta sejumlah pengurus Bumdes lainnya.

 

Rombongan disambut hangat di Markas Halo Bumdes Farm Plumbon, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman oleh jajaran pengurus Bumkal Oerip Soemohardjo (BOS) dan para mitra strategis.

Dalam sambutannya, Lina Syafira, Bendahara BOS, menjelaskan bahwa Halo Bumdes Farm dikelola dengan pendekatan modern dan berorientasi pada keberlanjutan. Saat ini, unit usaha tersebut fokus pada pengembangan peternakan ayam berbasis manajemen profesional untuk menjaga kualitas dan ketersediaan pasokan pangan lokal.

“Kami berupaya menjadi bagian dari solusi ketahanan pangan dengan menyediakan produk peternakan berkualitas dan terjangkau. Dengan tata kelola transparan dan kerja sama dengan masyarakat, Halo Bumdes Farm menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal,” ujar Lina.

Selain Halo Bumdes Farm, BOS juga mengelola beberapa unit usaha lain, seperti Halo Bumdes Niaga untuk memenuhi kebutuhan harian warga, Halo Bumdes Home Care yang menyalurkan tenaga kerja jasa, Halo Bumdes Wisata Edukasi, serta Kantin BOS.

Kepala Desa Sumberharjo, Koko Pujiatmoko, menyatakan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan peternakan ayam dan strategi pencapaian kemandirian pangan di tingkat desa.

“Kami ingin belajar dari keberhasilan Halo Bumdes Farm dalam mengelola usaha peternakan ayam dan membangun sistem distribusi pangan yang efektif. Harapannya, pengalaman ini bisa kami terapkan untuk mengembangkan Bumdes Sumber Makmur,” jelas Koko.

Sementara itu, Farid Hadi Rahman, Manajer Halo Bumdes Farm sekaligus narasumber dalam diskusi, menegaskan bahwa keberhasilan unit usaha ini tidak lepas dari prinsip akuntabilitas dan kepercayaan publik. 

 “Transparansi dalam pengelolaan usaha membuat kami lebih mudah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Dengan dukungan masyarakat dan mitra strategis, kami siap berkontribusi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta mendorong tercapainya kemandirian pangan di Sardonoharjo,” kata Farid.
Ke depan, Halo Bumdes Farm berencana meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jaringan distribusi untuk memastikan ketersediaan pangan sehat dan bergizi bagi masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat peran desa sebagai salah satu pilar penting dalam ketahanan pangan nasional.