Forkom UMKM Sardonoharjo Terima Kunjungan Kaji Tiru dari Pemerintah Kecamatan Angsana Kalimantan Selatan

  • Oct 08, 2025
  • Andy Ahmad - KIM DSN Ngaglik
  • Nasional

Sleman, 8 Oktober 2025 — Forum Komunikasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Forkom UMKM) Kalurahan Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, menerima kunjungan kaji tiru dari Pemerintah Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan.

Sebanyak 78 peserta hadir dalam rombongan tersebut, terdiri atas Camat Angsana, para kepala desa, perangkat desa, pengurus TP PKK, pengurus BUMDes, serta anggota BPD. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari tata cara pengelolaan dan pengembangan UMKM yang diterapkan di Sardonoharjo, yang dikenal sebagai salah satu kalurahan dengan ekosistem UMKM yang aktif dan inovatif.

Rombongan diterima langsung oleh Panewu Ngaglik, Wawan Widiantoro, di Balai Kalurahan Sardonoharjo. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kecamatan Angsana yang memilih Sardonoharjo sebagai lokasi kaji tiru pengembangan UMKM.

Setelah acara penerimaan, peserta diajak berkeliling wilayah Sardonoharjo menggunakan kereta kelinci untuk melihat secara langsung potensi ekonomi lokal. Kunjungan pertama dilakukan ke Dusun Ngalangan, lokasi produksi Baby Nila Crispy, salah satu produk unggulan UMKM Sardonoharjo. Di tempat ini, peserta mempelajari proses produksi serta strategi pengemasan dan pemasaran produk olahan ikan nila.

Perjalanan berlanjut ke Dusun Bulusan, di mana peserta menyaksikan proses pembuatan batik di industri batik rumahan Aljaya Batik. Selain mengenal teknik membatik, para peserta juga mendapat inspirasi tentang bagaimana mengembangkan industri kreatif berbasis potensi lokal.

Kunjungan ditutup di Rumah UMKM Sardonoharjo yang berlokasi di Tegalrejo Turen. Di tempat ini, Ketua Forkom UMKM Sardonoharjo, Lina Syafira, memaparkan strategi pengelolaan UMKM yang menjadi role model bagi kalurahan lain.
Menurutnya, strategi utama Forkom UMKM meliputi:

Pengelolaan pemasaran dan pengembangan pasar, termasuk pemanfaatan pemasaran digital.

Penguatan jejaring dan kerja sama lintas lembaga baik di internal kalurahan maupun dengan pihak ketiga.

Pendampingan personal (mentoring) kepada pelaku usaha dengan pendekatan yang humanis dan berkelanjutan.

Camat Angsana, Taryono, SP, Kp, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan ilmu yang diperoleh dari kunjungan ini.

“Kami sangat terkesan dengan semangat dan kemandirian pelaku UMKM di Sardonoharjo. Banyak hal yang bisa kami terapkan di daerah kami, terutama dalam hal kolaborasi dan inovasi pemasaran,” ujarnya.

Kegiatan kaji tiru ini diharapkan menjadi awal kerja sama antar daerah dalam memperkuat jaringan UMKM berbasis potensi lokal menuju kemandirian ekonomi masyarakat.