Forkom UMKM Sardonoharjo Gelar Pelatihan Olahan Pangan bagi Penyandang Disabilitas

  • Dec 20, 2025
  • Andy Ahmad - KIM DSN NGAGLIK

SLEMAN - Forum Komunikasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Forkom UMKM) Kalurahan Sardonoharjo menggelar pelatihan olahan pangan bagi penyandang disabilitas, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Rumah UMKM Sardonoharjo, Tegalrejo Turen, ini menjadi bagian dari program Pemerintah Kalurahan Sardonoharjo dalam upaya penguatan dan pemberdayaan penyandang disabilitas.

Pelatihan tersebut sejalan dengan semangat peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 yang mengusung tagline “Setara, Berkarya, Berdaya Tanpa Batas”. Sebanyak 20 peserta yang tergabung dalam Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kalurahan Sardonoharjo mengikuti pelatihan pembuatan olahan nila presto sebagai alternatif usaha produktif.
Kegiatan dibuka oleh Kamituwo Sardonoharjo, Bayu Kristiyanto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Forkom UMKM Sardonoharjo atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Menurutnya, Rumah UMKM Sardonoharjo dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, sebagai pusat pengembangan usaha.

“Di sini adalah Rumah UMKM. Teman-teman bisa memanfaatkannya untuk berbagai kebutuhan usaha, mulai dari konsultasi produk, perizinan, hingga pengembangan usaha. Harapannya, pelatihan ini dapat membuka peluang usaha baru selain pekerjaan yang sudah dijalani,” ujar Bayu.
Ia juga berharap para peserta dapat segera menghasilkan produk berkualitas dengan pendampingan berkelanjutan dari Forkom UMKM Sardonoharjo. Pada kesempatan tersebut, diserahkan pula bantuan peralatan penunjang berupa panci presto, alat vacuum sealer, dan peralatan penunjang lainnya kepada peserta.

Ketua Forkom UMKM Sardonoharjo, Lina Syafira, turut memperkenalkan produk unggulan UMKM setempat, yakni baby nila crispy yang telah memiliki kelengkapan perizinan dan kemasan yang layak jual. Produk tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi peserta dalam mengembangkan usaha pangan olahan yang berdaya saing.
Selain itu, Lina menjelaskan bahwa Rumah UMKM Sardonoharjo siap menjadi pusat layanan dan pendampingan bagi pelaku UMKM, termasuk penyandang disabilitas, dalam mengatasi berbagai persoalan usaha.

Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dan praktik langsung pembuatan nila presto oleh Chef Kadar Puji Rahayu selaku narasumber. Dengan pendekatan yang ramah dan sabar, ia berbagi pengetahuan mengenai teknik pengolahan, resep unggulan, serta manfaat konsumsi ikan nila.
Para peserta juga mendapatkan praktik penggunaan alat vacuum sealer sebagai bagian dari proses pengemasan produk agar lebih tahan lama dan bernilai jual. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan, kemandirian, serta peluang ekonomi bagi penyandang disabilitas di Kalurahan Sardonoharjo.