Dari Kumai ke Sleman: Koperasi Seberang Jaya Sejati Dalami Ilmu Pangan di Halo Bumdes Farm
- Nov 08, 2025
- Andy Ahmad - KIM DSN NGAGLIK
Sleman, 8 November 2025 — Halo Bumdes Farm yang dikelola oleh BUMKal Oerip Soemohardjo, Kalurahan Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman kembali menjadi pusat perhatian. Kali ini, tempat tersebut menjadi tujuan kunjungan studi dan pelatihan dari Koperasi Konsumen Seberang Jaya Sejati Mitra PT. Andalan Sukses Makmur yang berasal dari Kumai Seberang, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 7–8 November 2025, diikuti oleh 25 peserta dan diselenggarakan di kompleks Halo Bumdes Farm, Plumbon, Sardonoharjo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas koperasi dalam bidang budidaya unggas, ikan, dan ruminansia, dengan pendekatan praktik langsung di lapangan.
Lurah Sardonoharjo, Harjuno Wiwoho, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BUMKal Oerip Soemohardjo sebagai mitra pelatihan.
“Kami sangat terbuka untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Terima kasih sudah mempercayakan kunjungan ke Bumkal Oerip Soemohardjo. Semoga sinergi ini membawa manfaat bagi kedua daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Farid Hadi Rahman, selaku Manajer Halo Bumdes Farm, menjelaskan bahwa Halo Bumdes Farm hadir sebagai wujud nyata dari pemanfaatan potensi aset pertanian desa.
“Kami berkomitmen untuk mendukung ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi desa. Melalui sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pelaku usaha lokal, BUMKal Oerip Soemohardjo menjadi motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan,” jelasnya.
Ketahanan pangan di Desa Sardonoharjo sendiri menjadi contoh nyata keberhasilan kolaborasi antara potensi sumber daya alam, kearifan lokal, dan inovasi kelembagaan desa. Dengan lahan pertanian subur, sistem irigasi baik, serta akses dekat ke pasar perkotaan Yogyakarta, desa ini mampu menjaga kemandirian dalam penyediaan pangan pokok seperti padi, sayur-mayur, dan produk peternakan kecil.
Selain itu, berbagai program seperti pertanian terpadu, diversifikasi pangan, urban farming, dan pengolahan hasil pertanian telah dikembangkan melalui kerja sama BUMDes, kelompok tani, PKK, dan pemerintah desa. Upaya ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk pertanian, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi warga.
Pada hari kedua, peserta pelatihan melanjutkan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi di wilayah Sardonoharjo, antara lain peternakan bebek di Mriyunan, peternakan mentok di Tegalmindi, dan peternakan kambing di Dayakan.
Menutup kegiatan, H. Ahmad Subandi, Ketua Rombongan Koperasi Seberang Jaya Sejati, menyampaikan kesan mendalamnya.
“Penyambutannya luar biasa. Semoga silaturahmi ini terus terjaga. Ilmu yang kami dapatkan sangat bermanfaat dan akan kami terapkan di kampung kami. Kami siap menjalin kerja sama lanjutan melalui MOU pelatihan,” ujarnya dalam malam keakraban penutupan.
Kunjungan ini semakin menegaskan posisi BUMKal Oerip Soemohardjo dan Halo Bumdes Farm sebagai salah satu model pembelajaran desa mandiri berbasis pangan dan ekonomi lokal di Indonesia.