35 Anggota Destana Ikuti Orientasi Penanggulangan Bencana

  • Nov 06, 2019
  • Eka Sastra

Ngaglik- Sebanyak 35 peserta mengikuti pelatihan penanggulangan bencana dan orientasi anggota, Minggu (3/11/2019). Kegiatan ini diselenggarakan di Wisata Desa Watu Ledek Dusun Dayakan Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman.

Acara Desa Tangguh Bencana (Destana) Desa Sardonoharjo tersebut diikuti baik oleh anggota lama maupun anggota baru Destana yang dihadiri langsung Kepala Desa Sardonoharjo, Harjuno Wiwoho beserta perangkat desa lainnya. Babinsa Koramil Ngaglik dan Babinkamtibmas Polsek Ngaglik pun turut hadir mengikuti serangkaian acara.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas setiap anggota agar mempunyai keahlian dalam bidang kebencanaan. Hal ini sesuai dengan tujuan berdirinya Destana sebagai tim relawan yang mempunyai kemampian mandiri beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana serta memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana yang merugikan. Serangkaian materi pembekalan diisi langsung oleh Febrianto selaku Ketua Umum Rescue 920 Yogyakarta dengan materi manajemen bencana. Sedangkan Winanto selaku Sekretaris sekaligus Penggerak Pramuka Kwaran Ngaglik dan Arif dari Pramuka Kwaran Ngaglik berturut-turut mengisi tentang pertolongan pertama, tali temali, dan instruktur latihan Rappeling.

Wahyudi selaku Ketua Tim Destana Sardonoharjo menyampaikan kepada semua anggota agar tetap semangat dan selalu kompak. “Pesan saya kepada semua anggota Destana agar selalu semangat dalam manjalankan kegiatan-kegiatan Destana dan selalu jaga kekompakan dalam tim juga selalu ingin belajar agar menjadi tim yang solid, tangkas, dan profesional dalam melaksanakan tugas kemanusiaan,” ujarnya.

Sedangkan salah satu peserta Salman Fanani mengaku sangat terkesan dengan kegiatan ini.

“Kegiatan ini menambah kekompakan tim, pengetahuan tentang kebencanaan, penangangan kegawatdaruratan, manajemen bencana, dan mitigasi. Selain itu saya kegiatan ini menambah kemampuan dan ketrampilan dalam penanganan bencana,” ujar Salman. Selain Salman juga berharap agar diagendakan pelatihan tindak lanjut supaya lebih maksimal. (ISW/KIM Sardonoharjo)